Dalam postingan terdahulu kita sudah membahas mengenai kata 'hati' di dalam kitab terjemahan Al Qur'an bahasa Indonesia. Kata 'hati' dipakai untuk menterjemahkan kata af-'ida (fu-'ada), shudur, dan juga untuk kata nafs. Namun kata-kata tersebut di dalam ayat lain juga diterjemahan dengan kata yang berbeda. Hal tersebut bukanlah suatu kesalahan karena terjemahan (lebih tepatnya tafsir) tergantung dari kontek ayat yang dimaksud (baca "Apakah QOLBU itu ? Hati, Jantung atau Otak ?")
Tempat berbagi cerita untuk mengubah sudut pandang dan persepsi mengenai hidup dan kehidupan. Membuka cakrawala berpikir untuk melangkah maju dan menyibakkan kabut penghalang untuk menyambut cerahnya cahaya kesuksesan. Jika Anda merasa dalam kehidupan cahaya tak lagi bersinar, maka bacalah beberapa cerita dan kalimat hikmah yang penuh dengan inspirasi dan motivasi untuk membuka hati dan memperoleh terang kembali.
Tampilkan postingan dengan label Inspirasi Illahiyah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Inspirasi Illahiyah. Tampilkan semua postingan
Apakah QOLBU itu ? ( Ciri-ciri menurut Al Qur'an )
Label:
Inspirasi Illahiyah,
Rahasia Pikiran
Apakah QOLBU itu ? Hati, Jantung atau Otak ?
Postingan kali ini kita bahas ulang mengenai Qolbu, dan semoga sekaligus menjadi jawaban atas beberapa inbox, email dan SMS yang bertanya tentang Qolbu. Dan bagaimana hubungan Qolbu dengan Otak dan Pikiran, Qolbu menurut Al-Qur'an dan As-Sunah dan pertanyaan lain yang berkaitan dengan Qolbu.
Baiklah kita coba menelaah kembali mengenai otak manusia. Seperti kita ketahui bahwa otak merupakan pusat koordinasi yang mengendalikan dan mempengaruhi seluruh organ tubuh manusia. Boleh dikatakan Otak adalah inti pokoknya manusia. Otak manusia terdiri dari tiga bagian (meskipun merupakan satu kesatuan), yaitu (1) Kortek (Cerebrum) sering disebut sebagai otak besar atau otak depan atau otak manusia, (2) Cerebelum yang sering disebut sebagai otak kecil atau otak belakang atau otak reptilia, (3) Lymbic System yang sering di sebut sebagai otak mamalia. Masing-masing memiliki fungsi yang berbeda (lihat artikel mengenai Otak yang Luar Biasa pada postingan yang lalu).
Label:
Inspirasi Illahiyah,
Rahasia Pikiran
Takdir Tuhan [ bag. 1 ]
Takdir, adalah salah satu topik diskusi dan bahan perenungan yang tiada habisnya dari zaman dahulu hingga saat ini. Mungkin sampai saat ini takdir masih menjadi salah satu dari misteri Illahi yang tiada terhingga. Berkenanan dengan takdir dalam hidup dan kehidupan manusia, terutama dalam hidup dan kehidupan saya pribadi, banyak hal yang ‘tidak masuk akal’ atau kadang ‘nampak diluar kendali’ saya. Banyak hal yang sepertinya suatu ‘kebetulan’, banyak hal yang sepertinya ‘terjadi begitu saja’, banyak hal yang sepertinya ‘diluar jangkauan’. Dan kita menyadari bahwa itu semua ada peran tangan Tuhan. Saya juga menyadari bahwa dalam hidup dan kehidupan saya sangat dipengaruhi oleh ‘Tangan Tuhan’, namun hal tersebut justru menimbulkan pertanyaan, Bagaimana ujud campur tangan Tuhan dalam kehidupan kita ? sampai sejauh mana hidup dan kehidupan kita ini di bawah pengaruh ‘Tangan Tuhan’ ?
Label:
Inspirasi Illahiyah
Takdir Tuhan [ bag. 2 ]
Sedangkan qadar dan miqdar. Keduanya berasal dari akar kata yang sama yakni (قدر) qadara-yaqdaru-qadaran, dan adakalanya huruf daal-nya disukunkan (qa-dran).,yang berarti batas, inti, atau akhir dari sesuatu.
Ibnu Faris berkata, “Qadara: qaaf, daal dan raa’ adalah ash-sha-hiih yang menunjukkan akhir/puncak segala sesuatu. Maka qadar adalah: akhir/puncak segala sesuatu. Dinyatakan: Qadruhu kadza, yaitu akhirnya. Demikian pula al-qadar, dan qadartusy syai’ aqdi-ruhu, dan aqduruhu dari at-taqdiir.”
Ibnu Faris berkata, “Qadara: qaaf, daal dan raa’ adalah ash-sha-hiih yang menunjukkan akhir/puncak segala sesuatu. Maka qadar adalah: akhir/puncak segala sesuatu. Dinyatakan: Qadruhu kadza, yaitu akhirnya. Demikian pula al-qadar, dan qadartusy syai’ aqdi-ruhu, dan aqduruhu dari at-taqdiir.”
Label:
Inspirasi Illahiyah
Takdir Tuhan [ bag. 3 ]
Berkenaan dengan tulisan mengenai takdir, ada beberapa pertanyaan yang masuk ke Email maupun Inbox di FB, bahkan ada juga pertanyaan yang sangat pribadi dan minta untuk di reply via Email pula. Insya Allah saya akan mencoba menjawab semua pertanyaan yang masuk satu persatu, sampai batas kemampuan dan pengetahuan yang saya miliki.
Email yang pertama adalah sebagai berikut, ‘Mohon lebih dijelaskan mengenai konsep Qadha & Qadar versi Suryaniyah, dan mohon di sebutkan dalil-dalil (naqli dan aqli-nya).’
Pertanyaan yang sungguh teramat berat, namun saya akan berusaha untuk menjelaskan kembali apa dan bagaimana Qadha dan Qadar menurut pemahaman saya.
Label:
Inspirasi Illahiyah
Takdir Tuhan [ bag. 4 ]
Sebagai bahan perenungan mengenai Takdir Tuhan mungkin beberapa ayat dari Al Qur’an ini bisa menjadi acuan. Semoga.
Allah ta’ala berfirman:
Label:
Inspirasi Illahiyah
Takdir Tuhan [ bag. 5 ]
Wah ini pertanyaan yang cukup berat juga yang masuk ke inbox saya, ‘Apakah Takdir terdapat pula di dalam ajaran agama selain Islam, Kristen misalnya ? Apakah takdir juga di bahas di dalam Al-kitab (Kristen) ?’
Sebenarnya hampir diseluruh Agama maupun ajaran yang ada di dunia memiliki konsep mengenai ‘Takdir’ menurut versinya masing-masing. Seperti juga umat Islam, umat Kristiani juga mempercayai bahwa ada sesuatu yang merupakan ‘kehendak Tuhan’ dan hanya atas ‘kekuasaan Tuhan’. Namun seperti juga umat Islam, umat Kristiani dalam memandang mengenai ketetapan/ketentuan/kehendak Tuhan juga memiliki perbedaan di antara umat (gereja) itu sendiri. Di dalam ajaran Kristen kata ‘Takdir’ tidak ada (karena takdir memang dari bahasa Arab/bahasa Al-Qur’an), tetapi di dalam ajaran Kristen takdir dikenal sebagai ‘Sesuatu yang telah ditentukan sejak semula oleh kehendak dan kuasa Allah’, pengertian tersebut adalah terjemahan/tafsiran dari kata ‘PROORIZO’ (bhs Yunani) yang dalam terjemahan bahasa inggris adalah ‘Predestination’ dan sering dalam bahasa Indonesia di terjemahkan sebagai ‘Predestinasi’.
Sebenarnya hampir diseluruh Agama maupun ajaran yang ada di dunia memiliki konsep mengenai ‘Takdir’ menurut versinya masing-masing. Seperti juga umat Islam, umat Kristiani juga mempercayai bahwa ada sesuatu yang merupakan ‘kehendak Tuhan’ dan hanya atas ‘kekuasaan Tuhan’. Namun seperti juga umat Islam, umat Kristiani dalam memandang mengenai ketetapan/ketentuan/kehendak Tuhan juga memiliki perbedaan di antara umat (gereja) itu sendiri. Di dalam ajaran Kristen kata ‘Takdir’ tidak ada (karena takdir memang dari bahasa Arab/bahasa Al-Qur’an), tetapi di dalam ajaran Kristen takdir dikenal sebagai ‘Sesuatu yang telah ditentukan sejak semula oleh kehendak dan kuasa Allah’, pengertian tersebut adalah terjemahan/tafsiran dari kata ‘PROORIZO’ (bhs Yunani) yang dalam terjemahan bahasa inggris adalah ‘Predestination’ dan sering dalam bahasa Indonesia di terjemahkan sebagai ‘Predestinasi’.
Label:
Inspirasi Illahiyah
Takdir Tuhan [ bag. 6 ]
Takdir atau kehendak/ketetapan Allah yang telah ditentukan sebelumnya, atau di kalangan umat Kristiani lebih dikenal dengan istilah Predestinasi yang dalam bahasa inggris adalah Predestination yang merupakan terjemahan dari kata Proorizo (bahasa Yunani). Proorizo berasal dari kata Horizo yang artinya menentukan dan diberi preposisi Pro yang berarti sebelumnya, Proorizo diterjemahkan sebagai yang telah menententukan sebelumnya atau menentukan dari semula. Ayat-ayat dalam Alkitab yang paling sering dipakai untuk dalil dan membenarkan adanya ‘takdir’/Predestinasi adalah efesus 1 : 5 yang menyatakan sebagai berikut :
Label:
Inspirasi Illahiyah
Apakah QOLBU (HATI) itu ? Pikiran Bawah Sadar kah (?)
Label:
Inspirasi Illahiyah,
Rahasia Pikiran
TINGKATAN SYUKUR
“Many people who order their lives rightly in all other ways are kept in poverty by their lack of gratitude. Having received one gift from God, they cut the wires which connect them with Him by failing to make aknowledgement.” (Banyak orang yang menjalani hidup dengan cukup benar, tetapi tetap miskin karena kurang bersyukur. Setelah menerima kemurahan Tuhan, mereka memotong kabel yang menghubungkan mereka dengan Tuhan dengan cara mengingkari nikmatNya.) [Wallace Wattles ]
Label:
Inspirasi Illahiyah
KENAPA KITA HARUS BERSYUKUR (?)
Seperti telah kita bahas pada kesempatan terdahulu mengenai apa arti syukur dan telah kita bahas pula mengenai apa manfaat syukur bagi peningkatan kualitas hidup dan kehidupan kita. Mungkin kita masih menyimpan pertanyaan kenapa sih kita harus bersyukur ?. Sebenarnya ada banyak alasan kenapa kita harus bersyukur, bahkan tiada terhingga jika kita mau menghitung alasan yang ada untuk kita dapat dan harus bersykur. Tetapi justru di benak saya muncul pertanyaan, kenapa ya kita perlu alasan untuk segala sesuatu termasuk juga untuk bersyukur ?. Tidak bisakah kita bersyukur saja tak perlu memusingkan alasannya. Tapi inilah kita sebagai makhluk yang katanya berakal.
Label:
Inspirasi Illahiyah
Arti kata SYUKUR
Sebelum kita bahas mengenai syukur lebih jauh, marilah kita tinjau terlebih dahulu apa sih arti kata syukur sebenarnya ?.
Kata "syukur" adalah kata yang berasal dari bahasa Arab. Kata ini dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia diartikan sebagai:
1. Rasa terima kasih kepada Allah, dan
2. Untunglah (menyatakan lega, senang, dan sebagainya).
Label:
Inspirasi Illahiyah
Kekuatan Syukur
Realitas yang kita hadapi memang seringkali tidak sesuai dengan harapan. Banyak impian yang belum terwujudkan sesuai dengan keinginan. Tekanan dan tantangan hidup kian memancing kita untuk lebih sering mengeluh daripada bersyukur. Tapi apa dan bagaimana bersyukur itu ? dan mengapa kita harus bersyukur ?
Label:
Inspirasi Illahiyah
Langganan:
Postingan (Atom)







